Selasa, 11 Desember 2012

Pengiriman Data Dalam Jaringan


Standard Mobile Phone
1.     0G  atau generasi awal merupakan teknologi telepon selular modern pada mulanya, dimana menggunakan jaringan gelombang radio khusus dengan jangkauan jaringan yang sangat terbatas dan dapat terhubung dengan jaringan telepon umum biasa. Dengan spesifikasi :
·         Push to Talk
·         Mobile Telephone System
·         Improved Mobile Telephone System
·         Advanced Mobile Telephone System
·         Frekuensi 900 Mhz
2.      1G adalah teknologi handphone pertama yang diperkenalkan di era 80-an dan masih menggunakan sistem analog.
·         Nordic Mobile Telephone (1rst cell phone in jerman)
·         Advanced Mobile Phone System (analog mobile phone)
·         Analog, Band frekuensi 800 MHz
·         Hanya digunakan pada telepon, tapi jaringan  lebih luas
3.    2G atau generasi kedua. Teknologi generasi kedua muncul karena tuntutan pasar dan kebutuhan akan kualitas yang semakin baik. Generasi 2G sudah menggunakan teknologi digital. Generasi ini menggunakan mekanisme Time Division Multiple Access (TDMA) dan Code Division Multiple Access (CDMA) dalam teknik komunikasinya. Dengan spesifikasi :
–         Digital System
–         Global System for Mobile communications (GSM : originally from Groupe Special Mobile)
§   The most standard cell phone
§   SMS
–         Integrated Digital Enhanced Network (iDEN)
§   Developed by Motorola
§   Uses Time Division Multiple Access
–         Digital AMPS
–         Code division multiple access (CDMAone)
–         Menggunakan frek: 800, 900, 1800, 1900 MHz
4.      2.5G merupakan peningkatan dari teknologi 2G terutama dalam platform dasar GSM telah mengalami penyempurnaan, khususnya untuk aplikasi data yaitu General Packet Radio System, dan kecepatannya berkisar 56 – 114 Kbps, untuk SMS, MMS, WAP, Internet
         2.75G
–         CDMA 2000
–         Enhanced Data rates for GSM Evolution (EDGE) or Enhanced GPRS (EGPRS)
5.      3G  atau generasi ke-tiga, teknologi generasi ketiga (3G Third Generation) dikembangkan oleh suatu kelompok yang diakui para ahli dan pelaku bisnis yang berkompeten dalam bidang teknologi wireless di dunia. Dengan spesifikasi :
–         Wideband Code Division Multiple Access (WCDMA)
–         Universal Mobile Telecommunication System
–         CDMA 2000
6.      3.5 G atau disebut juga super 3G merupakan peningkatan dari teknologi 3G, terutama dalam peningkatan kecepatan transfer data yang lebih dari teknologi 3G (>2 Mbps) sehingga dapat melayani komunikasi multimedia seperti akses internet dan video sharing. 3.5G juga terdapat HSDPA (High-Speed Downlink Packet Access) yang kecepatannya bisa 1.8, 3.6, 7.2 dan 14.4 Mbit/s 
7.      4G adalah teknologi yang saat ini baru memasuki tahap uji coba. Salah satunya oleh Jepang dimana pihak NTT DoCoMo, perusahaan ponsel di Jepang, memanfaatkan tenaga hingga 900 orang insinyur ahli untuk mewujudkan teknologi generasi ke 4.. Di 4G ini terdapat Ultra Mobile Broadband (UMB) dan WiMAX (Worldwide Interoperability for Microwave Access)

Jumat, 23 November 2012

Jaringan Nirkabel


Definisi
Jaringan Nirkabel (Wireless Network) merupakan jaringan dengan medium berupa gelombang elektromagnetik.
Kelebihan :
a.        Kebebasan beraktivitas
b.        Kemudahan proses instalasi
c.        Area kerja yang luas
d.        Mudah dikembangkan dan di upgrade
e.        Memiliki dimensi infrastruktur kecil
Kekurangan :
a.        Gangguan gelombang jaringan
b.        Gangguan keamanan
c.        Konfigurasi yang lebih rumit
Jenis Jaringan Nirkabel
a.        Wireless Wide Area Networks (WWANs)
Teknologi WWAN memungkinkan pengguna untuk membangun koneksi nirkabel melalui jaringan publik maupun privat.
b.        Wireless Metropolitan Area Networks (WMANs)
Teknologi WMAN memungkinkan pengguna untuk membuat koneksi nirkabel antara beberapa lokasi di dalam suatu area metropolitan dan ini bisa dicapai tanpa biaya fiber optic atau kabel tembaga yang terkadang sangat mahal. Contoh : antara gedung yang berbeda-beda dalam suatu kota atau pada kampus universitas.
c.        Wireless Local Area Networks (WLANs)
Teknologi WLAN membolehkan pengguna untuk membangun jaringan nirkabel dalam suatu area yang sifatnya local. Contoh : dalam lingkungan gedung kantor, gedung kampus atau pada area publik, seperti bandara atau kafe.
d.        Wireless Personal Area Networks (WPANs)
Teknologi WPAN membolehkan pengguna untuk membangun suatu jaringan nirkabel bagi peranti sederhana, seperti PDA, telepon seluler atau laptop. Ini bisa digunakan dalam ruang operasi personal (personal operating space atau POS).
Contoh Jaringan Nirkabel
a.        Wifi : sekumpulan standar yang digunakan untuk jaringan lokal tanpa kabel (Wireless Local Area Networks - WLAN) .
b.        GPS : salah satu sistem yang akan membantu kita untuk mengetahui posisi kita saat berada.
c.        Infrared : sinar elektromagnet yang panjang gelombangnya lebih daripada cahaya nampak yaitu di antara 700 nm dan 1 mm.
d.        Bluetooth : teknologi yang memungkinkan dua perangkat yang kompatibel, seperti telepon dan PC tanpa kabel dan tidak memerlukan koneksi saluran yang terlihat.

Jumat, 16 November 2012

Hardware Jaringan dan Topologi Jaringan


HARDWARE JARINGAN


1.       KABEL UTP

Ada beberapa jenis kabel yang digunakan dalam jaringan network, namun yang paling banyak dipakai pada private network/Local Area Network saat ini adalah kabel UTP. Macam - macam kabel UTP :

-        Bridge : Bridge digunakan untuk menghubungan antar jaringan yang mempunyai protokol yang sama.
-      Swich : Merupakan pengembangan dari konsep Bridge. Ada dua arsitektur dasar yang digunakan pada switch, yaitu cut-through dan store and forward.
-     Cluster Control Unit : membangun hubungan antara terminal yang dikendalikannya dengan peralatan-peralatan dan jaringan
-        Front - end Processor : Front-end Processor menangani lalu lintas jaringan komputer yang masuk dan keluar dari host komputer


2.      CONNECTOR RJ 45

Untuk menghubungkan kabel UTP diperlukan konektor RJ-45 atau sejenis jack yang bentuknya mirip dengan jack kabel telepon namun memiliki lebih banyak lubang kabel.


3.      MODEM

Satu-satunya saat modem tidak diperlukan adalah saat telephone tombol digunakan sebagai terminal. ADSL adalah type modem untuk penggunaan akses internet kecepatan tinggi. Umumnya modem ADSL merupakan integrasi dari modem, firewall dan ethernet switch serta router dan mungkin juga dengan transiever. Modem ADSL bekerja pada frekuensi yang berbeda dengan frekuensi yang digunakan dalam percakapan telepon sehingga saluran telepon dapat digunakan untuk percakapan bersamaan dengan penggunaan transmisi data melelalui modem ADSL.


4.      SWITCH
Merupakan pengembangan dari konsep Bridge. Ada dua arsitektur dasar yang digunakan pada switch, yaitu cut-through dan store and forward.

5.     HUB
Hub adalah perangkat jaringan yang terdiri dari banyak port untuk menghubungkan Node atau titik sehingga membentuk jaringan yang saling terhubung dalam topologi star. Jika jumlah port yang tersedia tidak cukup untuk menghubungkan semua komputer yang akan dihubungkan ke dalam satu jaringan dapat digunakan beberapa hub yang dihubungkan secara up-link..

TOPOLOGI JARINGAN

Topologi jaringan adalah, hal yang menjelaskan hubungan geometris antara unsur-unsur dasar penyusun jaringan, yaitu node, link, dan station. Berikut ini adalah macam - macam topologi dari jaringan.
TOPOLOGI BUS : Topologi bus ini sering juga disebut sebagai topologi backbone, dimana ada sebuah kabel coaxial yang dibentangkan kemudian beberapa komputer dihubungkan pada kabel tersebut.
Merupakan topologi yang banyak dipergunakan pada masa penggunaan kabel sepaksi menjamur. Dengan menggunakan T-Connector (dengan terminator 50ohm pada ujung network), maka komputer atau perangkat jaringan lainnya bisa dengan mudah dihubungkan satu sama lain.
TOPOLOGI RING :Semua komputer dalam jaringan akan di hubungkan pada sebuah cincin. Cincin ini hampir sama fungsinya dengan concentrator pada topologi star yang menjadi pusat berkumpulnya ujung kabel dari setiap komputer yang terhubung..
TOPOLOGI STAR : sebuah alat yang disebut concentrator bisa berupa hub atau switch menjadi pusat, dimana semua komputer dalam jaringan dihubungkan ke concentrator ini.
TOPOLOGI TREE: Topologi pohon adalah pengembangan atau generalisasi topologi bus. Media transmisi merupakan satu kabel yang bercabang namun loop tidak tertutup.
TOPOLOGI MESH: topologi yang tidak memiliki aturan dalam koneksi. Karena tidak teratur maka kegagalan komunikasi menjadi sulit dideteksi, Dan ada kemungkinan boros dalam pemakaian media transmisi.