Etika Berinternet dan
Social Network
Etika
berasal dari bahasa yunani yaitu ethos yang berarti karakter, watak kesusilaan
atau adat kebiasaan di mana etika berhubungan erat dengan konsep individu atau
kelompok sebagai alat penilai kebenaran atau evaluasi terhadap sesuatu yang
telah dilakukan. Dalam
Kamus Besar Bahasa Indonesia yang baru (KBBI, edisi ke-1, 1988), “etika”
dijelaskan dengan membedakan tiga arti yaitu :
1. Ilmu tentang apa yang baik dan apa
yang buruk dan tentang hak dan kewajiban moral (akhlak)
2. Kumpulan asas atau nilai yang
berkenaan dengan akhlak
3. Nilai mengenai benar dan salah yang
dianut suatu golongan atau masyarakat
Etika dikaitkan dengan
penggunaan teknologi yaitu internet dan social network. Bertens (1993)
menyebutkan bahwa semakin maju teknologi maka manusia harusnya semakin bijak
dalam menerima perkembangan tersebut. Pemikiran etis harus berjalan seimbang
dengan berkembangnya ilmu dan teknologi. Disinilah akan terbentuk
teknologi yang terkendali. Etika dalam penggunaan ilmu dan teknologi merupakan
suatu kewajiban dan keutamaan
Hedonisme
adalah pandangan hidup yang menganggap bahwa orang akan menjadi bahagia dengan
mencari kebahagiaan sebanyak mungkin dan sedapat mungkin menghindari
perasaan-perasaan yang menyakitkan. Hedonisme juga mengandung suatu egoisme
karena hanya memerhatikan kepentingan pribadinya. Dalam menggunakan ilmu dan
teknologi, hedonisme etis harus disingkirkan agar terciptanya kesetaraan hak
dalam mendapatkan informasi dan eksis di internet dan social network.
Contoh teknik berkomunikasi yang baik :
- Menggunakan kata dan kalimat yang baik menyesuaikan dengan lingkungan
- Menggunakan bahasa yang mudah dimengerti oleh lawan bicara
- Bertingkah laku yang baik dan ramah terhadap lawan bicara
- Tidak mudah terpancing emosi lawan bicara
- Menerima segala perbedaan pendapat atau perselisihan yang terjadi
- Mampu menempatkan diri dan menyesuaikan gaya komunikasi sesuai dengan karakteristik lawan bicara
- Dan lain sebagainya.
- Menggunakan kata dan kalimat yang baik menyesuaikan dengan lingkungan
- Menggunakan bahasa yang mudah dimengerti oleh lawan bicara
- Bertingkah laku yang baik dan ramah terhadap lawan bicara
- Tidak mudah terpancing emosi lawan bicara
- Menerima segala perbedaan pendapat atau perselisihan yang terjadi
- Mampu menempatkan diri dan menyesuaikan gaya komunikasi sesuai dengan karakteristik lawan bicara
- Dan lain sebagainya.
Contoh beberapa etika dalam berkomunikasi antar
manusia dalam kehidupan sehari-hari :
1. Jujur tidak berbohong
2. Bersikap dewasa
3. Lapang dada dalam berkomunikasi
4. Menggunakan panggilan / sebutan orang yang baik
5. Menggunakan pesan bahasa yang efektif dan efisien
6. Tidak mudah emosi / emosional
7. Berbahasa yang baik, ramah dan sopan
8. Bertingkahlaku yang baik
1. Jujur tidak berbohong
2. Bersikap dewasa
3. Lapang dada dalam berkomunikasi
4. Menggunakan panggilan / sebutan orang yang baik
5. Menggunakan pesan bahasa yang efektif dan efisien
6. Tidak mudah emosi / emosional
7. Berbahasa yang baik, ramah dan sopan
8. Bertingkahlaku yang baik
Kesimpulan
: Bersikaplah sebaik mungkin dimana pun kita berada dan apapun keadaan kita
Tidak ada komentar:
Posting Komentar